Siapakah nama itu dan siapakah pemiliknya?
Apa aku mengenalnya?
Siapakah dia?
Seseorang yang telah ditakdirkan untukku sejak aku berada dalam kandungan ibuku.
Seseorang yang namanya tertulis untukku di Lauh Mahfudz.
Seseorang yang akan mengikatku dalam mitsaqan ghaliza.
Seseorang yang kepadanyalah ladang surga akan aku dapat.
Aku pikir seseorang yang pernah mengisi hatiku, yang namanya tak perlu aku sebut adalah pemilik nama yang tlah Kau tuliskan untukku di Lauh Mahfudz.
Aku tak peduli jika telah ada wanita yang lebih dulu mengisi hatinya, tapi aku berharap aku akan menjadi yang terakhir buatnya dan dia akan menjadi yang terakhir buatku.
Aku pernah berharap jika suatu hari nanti dia adalah orang pertama dan terakhir yang mengikatku dalam mitsaqan ghaliza, tapi mungkin Alloh mempunyai rencana yang hanya Dia yang tahu.
Wahai pemilik nama yang namamu tlah tertulis di Lauh Mahfudz...
Aku merindukanmu dan aku penasaran siapa dirimu.
Aku masih menanti, menanti dengan sabar dan ikhlas.
Siapapun dia aku yakin kalau dia adalah yang terbaik untukku.
Aku juga percaya bahwa segala sesuatu yang telah Dia tuliskan untukku di Lauh Mahfudz itu adalah yang terbaik untukku.
Ya Alloh... Masih bolehkah aku meminta?
Aku ingin pemilik nama yang telah Kau tuliskan untukku itu adalah orang yang baik.
Orang yang mampu membimbingku agar aku selalu di jalan Mu, mengingatkan kekhilafanku ketika aku melakukan kekhilafan, dan menerima diriku apa adanya.
Hatiku sering bertanya-tanya:
"Kapan saat indah itu akan terjadi dan kapan pemilik nama yang namanya tlah Kau tuliskan untukku di Lauh Mahfudz itu mengikatku? Mengikatku dalam suatu perjanjian suci yang kokoh, mitsaqan ghaliza?"
Aku yakin jika saat indah itu akan terjadi suatu hari nanti dengan cara yang indah pula.
Ingin aku mengabdi kepadanya dan memuliakannya dengan cintaku yang mungkin tak sempurna ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar