Tuhan...
Begitu baiknya kah diri Mu kepada Qu? Sehingga Kau memberikan ini kepada Qu?
Sulit, berat, sakit... tapi Qu akan selalu menerimanya.
Kau memberi ini karena Kau lebih tau seberapa kapasitas kesabaran dan keikhlasan Qu dalam menghadapi setiap ujuan dari Mu.
Senyuman... sepertinya bukan hanya sesuatu yang mengungkapkan sebuah kebahagiaan lagi, tapi lebih dari itu.
Yah... Hanya karena Qu cukup kuat untuk menghadapi ini semua.
Punya hak apa Qu? Sehingga diri ini meminta hal yang lebih? Mungkin hal-hal yang Qu sukai.
Padahal hal itu belum tentu baik untuk Qu menurut Mu.
Sungguh... Qu ini tak tau apa-apa tentang diri Qu, apa hal yang baik untuk Qu.
Tuhan... Sesungguhnya hanya Kau yang mengetahui apa hal-hal yang baik untuk Qu menurut Mu.
Tuhan... Berikanlah yang terbaik untuk Qu.
Bukan hal yang terbaik menurut pandangan Qu, tapi... hal-hal yang terbaik menurut pandangan Mu.
Begitu baiknya kah diri Mu kepada Qu? Sehingga Kau memberikan ini kepada Qu?
Sulit, berat, sakit... tapi Qu akan selalu menerimanya.
Kau memberi ini karena Kau lebih tau seberapa kapasitas kesabaran dan keikhlasan Qu dalam menghadapi setiap ujuan dari Mu.
Senyuman... sepertinya bukan hanya sesuatu yang mengungkapkan sebuah kebahagiaan lagi, tapi lebih dari itu.
Yah... Hanya karena Qu cukup kuat untuk menghadapi ini semua.
Punya hak apa Qu? Sehingga diri ini meminta hal yang lebih? Mungkin hal-hal yang Qu sukai.
Padahal hal itu belum tentu baik untuk Qu menurut Mu.
Sungguh... Qu ini tak tau apa-apa tentang diri Qu, apa hal yang baik untuk Qu.
Tuhan... Sesungguhnya hanya Kau yang mengetahui apa hal-hal yang baik untuk Qu menurut Mu.
Tuhan... Berikanlah yang terbaik untuk Qu.
Bukan hal yang terbaik menurut pandangan Qu, tapi... hal-hal yang terbaik menurut pandangan Mu.